Belajar Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Adobe Flash

Disini kita akan belajar mengenai Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash, dalam arti media pembelajaran interaktif adalah suatu kumpulan materi dan topik untuk kebutuhan belajar yang dikemas dan ditunjang oleh media digital yang bersifat interaktif dengan tersedianya navigasi khusus untuk menggerakan menu yang disediakan.

Karena media pembelajaran sangatlah berperan penting dalam dunia edukasi maupun bisnis, contohnya bisa untuk presentasi atau pembuatan profil perusahaan maupun pribadi. Sesuai dengan penjelasan saya mengenai media pembelajaran interaktif diatas, kita diharuskan mempersiapkan materi dan topik yang akan diaplikasikan kedalam media.

 

 

Cara Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Adobe Flash

Jika kalian sudah mendapatkan materi dan topik yang cocok, kalian dapat memulainya dengan menuliskan semua yang akan dimuat kedalam media secara detail. Tentukan juga kategori, menu, dan pilihan lainnya untuk pengguna media pembelajaran interaktif yang kalian buat. Kalian bisa gunakan Adobe Photoshop untuk merancang desain tampilan atau bisa juga membuatnya langsung didalam Adobe Flash Professional. Biasanya seorang pelajar membuat media pembelajaran interaktif untuk kebutuhan sekolah dan memasukkan materi-materi pembelajaran multimedia, komputer atau tutorial. Berbeda dengan seorang pengusaha yang membuat media pembelajaran interaktif untuk kebutuhan bisnis agar konsumen atau calon konsumen dapat mempelajari juga mengenal produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang dikelolanya.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash

1. Setelah membuka Adobe Flash Professional (versi apa saja), buatlah dokumen baru dengan memilih ActionScript 2.0 (disarankan) agar proses pembuatan menjadi lebih mudah dan cepat

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash

2. Perhatikan pada menu bar ‘Properties‘ di bagian kanan. Atur size (ukuran) dokumen flash yang akan dibuat, dan atur juga fps (frame per second) nya. Untuk membuat flash dengan tampilan full screen di komputer, tentukan ukurannya menjadi 1366×768. Bisa juga untuk ukuran HD (high definition), yaitu dengan ukuran 1280×720. Setelah itu kita harus mengatur fps secara benar, direkomendasikan menggunakan 24,00 fps.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash

3. Secara default, dokumen flash memiliki satu layer bernama Layer 1. Ubah nama layer tersebut menjadi “Button” (tombol). Kenapa button? karena sebelum kita membuat grafik atau memasukan materi, kita harus membuat tombol nya terlebih dahulu. Button atau tombol sangatlah penting dalam pembuatan media pembelajaran interaktif, karena dapat menavigasikan menu yang memang menjadi alat utama dan terpenting dalam hal interaktif.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash


4. Buatlah tombol berbentuk apa saja, sesuai keinginan. Didalam tutorial ini, saya menggunakan tombol yang berbentuk persegi dengan sudut yang melingkar, maka saya gunakan Rectangle Tool dan mengatur Rectangle Options nya. Saya atur menjadi 50,00. Jika sudah selesai, mulailah membuat grafik untuk tombol.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash


5. Duplikat layer button sebanyak menu yang akan dimasukkan. Misalkan ada 3 menu yang akan dibuat, berarti button pun harus ada 3. Beri nama layer dengan tambahan nomor di belakangnya, misalnya button 1, button 2, dan button 3. Disini saya menentukannya dengan nama layer Menu 1, Menu 2, dan Menu 3. Terserah saja, yang penting dapat menjadi tanda sesuai isi layer agar dapat mempercepat proses pembuatan media pembelajaran interaktif dengan flash.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash

6. Setelah tombol menu dibuat dan tersusun, kali ini kita akan mengimpor gambar untuk background nya. Pembuatan background bisa juga kalian buat secara langsung didalam Adobe Flash Professional itu sendiri, tetapi sebaiknya kalian sudah mempersiapkan semua grafik yang akan diimpor dengan membuatnya di Adobe Photoshop atau Adobe Illustrator.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



7. Tentukan warna tombol menu dan lakukan desain tambahan untuk background agar terlihat lebih cocok. Kalian dapat dengan mudah mengatur efek pada suatu gambar atau objek dengan mengubahnya menjadi symbol (convert to symbol) atau tekan F8 pada keyboard lalu pilih Graphic untuk menampilkan efek tertentu.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



8. Convert tombol menu menjadi button, tekan F8 atau mouse kanan lalu pilih Convert to symbol.. dan tentukan symbol nya menjadi button. Symbol button dapat menampung ActionScript untuk kita masukkan perintah aksi khususnya dapat menjadi alat navigasi saat proses telah selesai.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



9. Tekan mouse kiri 2x pada symbol button (tombol menu), lalu tentukan Up, Over, Down, dan Hit nya. Penjelasannya sebagai berikut:

  • Up, tampilan button awal sebelum mouse pointer bergerak atau menekan mouse kiri
  • Over, tampilan button ketika mouse pointer mengarah kepada button yang tertunjuk
  • Down, tampilan button saat kita tekan mouse kiri (biasanya tampil seperti efek tombol yang ditekan, dengan cara memperkecil ukuran button pada frame Down
  • Hit, menentukan area yang dapat dideteksi oleh mouse pointer.
Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



10. Buatlah keyframe untuk memasukkan materi pembelajaran. Sebelumnya, pastikan kita sudah mempersiapkan layer baru. Jika ingin menambahkan animasi, buatlah animasi terlebih dahulu, setelah itu masukkan materi dalam bentuk teks bahkan gambar.


11. Setelah kita menyimpan materi pada salah satu frame dengan memasukkan keyframe, ingat-ingat nomor frame nya untuk kita buatkan ActionScript sebagai navigasi.


12. Tekan mouse kanan pada salah satu tombol menu (button) lalu pilih Actions, atau tekan F9 pada keyboard. Setelah jendela Actions terbuka, masukkan script seperti ini:
on (press) {
gotoAndPlay(nomor_frame);
}

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



Ganti nomor_frame dengan angka nomor frame sesuai dengan media pembelajaran milik kalian.


Untuk mengetahui nomor frame, perhatikan pada menu informasi dibawah kumpulan layer, dapat kita lihat disana terdapat ketentuan posisi frame diantaranya fps, s (detik), dan frame. Nah, nomor frame itulah yang harus kalian masukkan kedalam ActionScript tadi. Sebelumnya, pastikan kalian menggeser frame sampai terlihat tampilan materi yang diinginkan.


13. Lakukan hal yang sama kepada semua tombol menu yang tersedia, kalian pun dapat menambahkan tombol-tombol lainnya seperti menu, exit, about, dan lainnya.


14. Setelah semuanya selesai, cek hasilnya dengan menekan Ctrl+Enter pada keyboard. Jika sudah, kita harus segera menyimpan dokumen yang sudah dirangkai sedemikian rupa. Dengan cara menekan Ctrl+Shift+S atau perhatikan pada menu bar lalu tekan File, dan pilih Save atau Save As.


15. Untuk menerbitkannya menjadi aplikasi berekstensi .exe, perhatikan pada File lalu pilih Publish Settings. Tentukan nama file, dan centang bagian Win Projector untuk aplikasi Windows, dan Mac Projector untuk aplikasi Macintosh. Setelah itu, tekan OK. Maka proses penerbitan akan segera selesai.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash

 

BACA JUGA:  Membuat Animasi Alpha atau Efek Fade In dan Out di Flash
BACA JUGA:  Animasi Mata Berkedip dengan Flash? Begini Cara Membuatnya!

16. Cek aplikasi .exe yang sudah dibuat pada folder direktori dimana kalian menyimpan dokumen flash tadi. Jika sudah, buka aplikasi tersebut dan proses membuat media pembelajaran interaktif dengan Flash sudah selesai.

Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash



Keterangan Membuat Media Pembelajaran Interaktif dengan Flash

Tutorial yang saya jelaskan disini hanyalah sebagai ilustrasi atau contoh media pembelajaran interaktif secara sederhana, untuk hasil yang lebih baik, kalian dapat mempersiapkan grafik terlebih dahulu dengan rapi dan bagus agar selain memberikan informasi, media pembelajaran interaktif yang kalian buat pun akan terlihat lebih bagus dari penampilannya.

Lalu untuk apa saya belajar membuat media pembelajaran interaktif dengan Flash? Apa keuntungannya?

Dengan ini, kalian dapat lebih spesifik dalam menyampaikan ilmu kepada orang banyak, dan biasanya lembaga atau instansi lebih menyukai jenis media seperti ini. Karena terkesan lebih praktis dan sederhana, dapat juga digunakan pada saat kegiatan belajar atau presentasi dengan sambungan projector.


Bisa juga kalian jadikan bisnis untuk menjualnya kepada masyarakat atau pelajar yang membutuhkan, sesuaikan dengan ilmu yang dapat kalian kuasai agar materi yang disampaikan akan lebih luas untuk dijangkau oleh pengguna.


Kurang lebih sampai disini. Bagaimana? Sudah mulai menguasai kan?
Bilamana ada pertanyaan atau masukkan, silahkan berkomentar dibawah, dengan senang hati saya akan menjawabnya.

Apakah menurut kalian artikel ini informatif? Jika kalian setuju dan suka, silahkan bagikan di sosial media dan beritahu teman kalian. Karena menurut saya, berbagi itu indah.


Selain artikel tentang Cara Membuat Media Pembelajaran dengan Adobe Flash, nantikan juga artikel tutorial lainnya mengenai komputer dan multimedia untuk pemula.

3 Disukai
Beritahu teman-teman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *